299 BALON IKUTI UJIAN TERTULIS PERANGKAT DESA

27/04/2010 05:12

Senin, 26 April 2010 -- Sebanyak 299 bakal calon perangkat desa mengikuti ujian tertulis yang diselenggarakan Universitas Sultan Fatah (Unisfat)      Demak, siang tadi (26/4). Mereka berasal dari 49 desa di 7 kecamatan. Meliputi Kecamatan Guntur 4 desa, Mijen (5), Wonosalam (8), Karangawen (9), Demak kota (9), Sayung (10) dan Wedung (4).

 

Ketua penyelenggara ujian tulis, Koirul Saleh menjelaskan, pelaksanaan tes tersebut mengacu Perda 3/2007, tentang tata cara pengangkatan, pemberhentian sementara dan pemberhentian perangkat desa. Sesuai aturan yang ada itu, pihaknya hanya berwenang membuat dan menggandakan soal, menyelenggarakan tes tertulis, melakukan koreksi, serta menyampaikan hasil tes kepada panitia di tingkat desa.

Kemudian hasil tes tulis itu menjadi referensi bagi panitia desa untuk menentukan calon yang bersangkutan gagal ataukah lulus. “Pertimbangan lulus atau tidaknya seorang calon bukan hanya mendasar pada tes tulis ini. Panitia desa juga mempertimbangkan factor pengabdian. Dan khusus bagi calon modin juga harus melalui ujian praktek. Dalam hal ini panitia desa bekerjasama dengan Kantor Urusan Agama (KUA),” terang Koirul.

Dia juga menyampaikan, materi ujian tulis dibagi dalam tiga model. Model A untuk calon kaur yang memiliki nomor tes ganjil, dan model B untuk yang genab. Sedangkan model C khusus untuk peserta yang mendaftar sebagai modin. Sementara materi ujian tulis itu meliputi pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, pancasila dan UUD 1945, serta pengetahuan tentang pemerintahan desa. Untuk soal model C ditambah dengan materi agama. Selanjutnya bagi peserta ujian yang memperoleh nilai di bawah 60 harus mengikuti remidi. 

Kabag Pemerintahan Setda Demak Taufiq Rifai mengatakan, sepertihalnya pada seleksi tahap satu, kewengan pemilihan perangkat desa tahap dua ini sepenuhnya juga berada di tangan panitia desa. Pihaknya sebatas sebagai pembina dan pengawas pelaksanaan pemilihan. “Namun kami sudah sampaikan kepada masing-masing desa agar selalu berpegang pada aturan berlaku. Meski memiliki kewengan penuh, mereka tetap harus berjalan pada rel,” katanya. (Anang)

 

Sumber :   http://demakkab.go.id/component/content/article/34-berita/724-senin-26-april-2010-299-balon-ikuti-ujian-tertulis-perangkat-desa.html

Back